Layanan Aduan dan Aspirasi Pelayanan Publik : www.lapor.go.id

Komisi Irigasi Polewali Mandar Gelar Rapat Kerja 2026


30 Sep 2026   BERITA

POLEWALI MANDAR – Komisi Irigasi Kabupaten Polewali Mandar menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 pada Rabu, 30 September 2026, bertempat di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Polewali Mandar. Rapat ini menjadi wadah koordinasi para pemangku kepentingan dalam mengelola irigasi di daerah, terutama untuk menyusun langkah bersama menjelang musim tanam.

Rapat dibuka oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Polewali Mandar, Akhmad Farid, selaku Ketua Komisi Irigasi. Hadir pula Kepala Dinas PUPR, Husain Ismail, selaku Ketua Harian, dan Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Moh. Jumadil, selaku Wakil Ketua Harian Komisi Irigasi.

Kegiatan ini diikuti seluruh Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) se-Kabupaten Polewali Mandar. Unsur Bapperida, Dinas PUPR, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Balai Wilayah Sungai juga ikut berpartisipasi. Kehadiran para pihak ini menunjukkan bahwa pengelolaan irigasi membutuhkan kerja sama lintas sektor, dari perencana, pelaksana teknis, penegak aturan, hingga petani sebagai pengguna air.

Dalam sambutannya, Akhmad Farid berharap seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan irigasi tidak hanya membahas pola tanam. Menurutnya, forum ini juga perlu memikirkan upaya agar sektor pertanian, khususnya sawah, semakin meningkat dan lebih baik dari sebelumnya.

Ia juga berharap pola tanam ke depan diselingi dengan tanaman palawija. Selain membantu pemanfaatan air secara lebih bijak, pola ini diharapkan memberi manfaat bagi lahan dan menambah peluang penghasilan petani.

Melalui rapat kerja ini, Komisi Irigasi diharapkan dapat merumuskan kesepakatan yang selaras dengan kebutuhan petani di lapangan. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, balai wilayah sungai, dan perkumpulan petani pemakai air, pengelolaan irigasi di Polewali Mandar diharapkan makin efektif dan berkelanjutan, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani terjaga.

Sumber/Dokumentasi: Bapperida Kabupaten Polewali Mandar

Kegiatan Terbaru

Komisi Irigasi Polewali Mandar Gelar Rapat Kerja 2026...
30 Sep 2026

POLEWALI MANDAR – Komisi Irigasi Kabupaten Polewali Mandar menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 pada Rabu, 30 September 2026, bertempat di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Polewali Mandar. Rapat ini menjadi wadah koordinasi para pemangku kepentingan dalam mengelola irigasi di daerah, terutama untuk menyusun langkah bersama menjelang musim tanam.Rapat dibuka oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Polewali Mandar, Akhmad Farid, selaku Ketua Komisi Irigasi. Hadir pula Kepala Dinas PUPR, Husain Ismail, selaku Ketua Harian, dan Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Moh. Jumadil, selaku Wakil Ketua Harian Komisi Irigasi.Kegiatan ini diikuti seluruh Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) se-Kabupaten Polewali Mandar. Unsur Bapperida, Dinas PUPR, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Balai Wilayah Sungai juga ikut berpartisipasi. Kehadiran para pihak ini menunjukkan bahwa pengelolaan irigasi membutuhkan kerja sama lintas sektor, dari perencana, pelaksana teknis, penegak aturan, hingga petani sebagai pengguna air.Dalam sambutannya, Akhmad Farid berharap seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan irigasi tidak hanya membahas pola tanam. Menurutnya, forum ini juga perlu memikirkan upaya agar sektor pertanian, khususnya sawah, semakin meningkat dan lebih baik dari sebelumnya.Ia juga berharap pola tanam ke depan diselingi dengan tanaman palawija. Selain membantu pemanfaatan air secara lebih bijak, pola ini diharapkan memberi manfaat bagi lahan dan menambah peluang penghasilan petani.Melalui rapat kerja ini, Komisi Irigasi diharapkan dapat merumuskan kesepakatan yang selaras dengan kebutuhan petani di lapangan. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, balai wilayah sungai, dan perkumpulan petani pemakai air, pengelolaan irigasi di Polewali Mandar diharapkan makin efektif dan berkelanjutan, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani terjaga. Sumber/Dokumentasi: Bapperida Kabupaten Polewali Mandar...

Selengkapnya...
Pemkab Polman Tutup Sandeq Silumba 2026, Bupati Samsul Mahmud: Sandeq Adalah Identitas dan Kebanggaan Orang Mandar...
28 Sep 2026

Pemkab Polman Tutup Sandeq Silumba 2026, Bupati Samsul Mahmud: Sandeq Adalah Identitas dan Kebanggaan Orang MandarPOLEWALI MANDAR - Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar resmi menutup rangkaian perhelatan budaya bahari Sandeq Silumba 2026. Penutupan dipusatkan di kawasan Pantai Bahari Polewali, Minggu (27/9/2026), berlangsung meriah dan penuh khidmat.Acara penutupan dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata RI Artur Wattimena, Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Andi Nursami Masdar, Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Polman, pimpinan OPD Pemprov Sulawesi Barat dan OPD Pemkab Polman, serta ribuan masyarakat yang memadati bibir pantai.Tahun ini, Sandeq Silumba mencatatkan rekor baru. Sebanyak 80 perahu sandeq ambil bagian, meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya yang berkisar 60 perahu. Para passandeq memulai pelayaran dari Banua Sendana, Kabupaten Majene pada Sabtu (26/9/2026) dan finis di Pantai Bahari Polman pada Minggu siang dengan selamat. Dalam sambutannya, Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menegaskan Sandeq jauh melampaui sekadar perahu tradisional atau ajang adu cepat di laut."Sandeq adalah identitas, sejarah, budaya, sekaligus kebanggaan masyarakat Mandar. Di balik layarnya yang terkembang ada semangat keberanian, di balik lajunya menerjang ombak ada ketangguhan dan kerja keras, serta di balik perlombaannya ada nilai-nilai persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan yang wajib kita jaga," ujar Bupati Samsul.Bupati menambahkan, Sandeq Silumba harus menjadi ruang pewarisan nilai-nilai kebaharian kepada generasi muda, agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku pelestari warisan leluhur.Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bupati memberikan apresiasi khusus kepada seluruh passandeq, panitia, dan masyarakat. Menurutnya, semangat passandeq adalah cerminan semangat pembangunan daerah saat ini."Di tengah tantangan zaman dan efisiensi hari ini, kita dituntut untuk tangguh dan pantang menyerah. Itulah ruh dari semangat seorang passandeq. Walau anggaran terbatas, kegiatannya justru jauh lebih semarak dan partisipasinya melonjak dari 60 menjadi 80 peserta," tambahnya.Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Polewali Mandar, khususnya warga Kecamatan Polewali yang telah menjadi tuan rumah yang ramah bagi para passandeq dan wisatawan.Pemkab Polman menegaskan komitmennya untuk menjadikan daerah ini sebagai "Rumah yang Ramah" bagi penyelenggaraan event budaya, olahraga, dan pariwisata, baik skala lokal, nasional, maupun internasional."Jika kita terbuka dan berkolaborasi dengan baik antar pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat, dampaknya akan luar biasa. Sandeq Silumba tidak hanya berpotensi masuk dalam kalender event nasional, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat, UMKM, dan pelestarian budaya di Sulawesi Barat," pungkas Bupati.Acara penutupan diakhiri dengan penyerahan hadiah kepada para juara, termasuk Juara Umum Sandeq Minakarya asal Desa Galung Tuluk, Balanipa, serta doa syukur atas kelancaran dan keselamatan seluruh rangkaian pelayaran.Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan Sandeq Silumba 2026....

Selengkapnya...
Sandeq Minakarya Asal Galung Tuluk Balanipa Juara Umum Sandeq Silumba 2026...
28 Sep 2026

Sandeq Minakarya Asal Galung Tuluk Balanipa Juara Umum Sandeq Silumba 2026, Berikut Daftar Lengkap JuaranyaPolewali Mandar - Perahu Sandeq Minakarya asal Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) berhasil keluar sebagai Juara Umum Event Sandeq Silumba 2026. Sandeq Minakarya sukses mengungguli 79 perahu peserta lainnya dalam ajang yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat, Minggu (27/9/2026).Perahu yang diawaki delapan nelayan yang sebagian berasal dari Desa Bala tersebut tampil konsisten dan mampu menyelesaikan seluruh tahapan perlombaan dengan performa terbaik. Official Sandeq Minakarya, Pandi, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan jauh hari sebelum perlombaan."Jauh hari kita sudah lakukan persiapan, mulai dari pembuatan kapal sampai pada pemasangan alat-alat perlengkapan, utamanya layar yang jadi kunci perahu sandeq," jelasnya.Sementara itu, Juru Mudi Minakarya, Pua Lukman, mengungkapkan kondisi cuaca di awal lomba saat start dari Pantai Deking, Majene relatif bersahabat. Namun tantangan berat dirasakan saat memasuki kawasan Tanjung Rangas hingga Baurung."Ombak di Pantai Tanjung Rangas dan Baurung ini cukup menantang tadi. Bahkan ada kapal peserta yang mengalami kerusakan akibat ombak tersebut," kata Pua Lukman.Ia mengaku bersyukur atas capaian tersebut, terlebih tim Minakarya sebelumnya tidak banyak dijagokan."Selama ini awak Sandeq Minakarya banyak yang meremehkan dan tidak menjagokan. Alhamdulillah, kami bisa membuktikan dan membawa Minakarya menjadi juara umum," ujarnya.*Daftar Juara Etape 3 - Pantai Bahari:1. Bintang Maha Putra2. Cahaya Zikir3. Athena4. Mina Karya Pelita Alam5. Nurmadinah6. Cendrawasih7. Air Mancur 28. Berkah Dua Putra9. Garuda Wisnu Kencana10. Alif Barokah One*Daftar 20 Besar Juara Umum Sandeq Silumba 2026:*1. Pelita Alam Mina Karya2. Athena3. Cahaya Zikir4. Berkah Dua Putra5. Alif Barokah One6. Nurmadinah7. Rua Piolo AW8. Bintang Mahaputra9. Indra Fatih10. Netizen GMI11. Air Mancur 0212. Garuda Wisnu Kencana13. Berkah Sahabat Padi14. Bismillah15. Sinar Terang16. BCC Championship 202617. Bintang Unsulbar18. Cendrawasih19. Dua Putra Kendedes20. Mandala Bintang Timur#SandeqSilumba2026 #Sandeq #Polman #Sulbar...

Selengkapnya...
RAPAT PENYAMAAN PERSEPSI KERTAS KERJA ASISTENSI RKA OPD TA. 2026...
02 Sep 2026

Dalam rangka pelaksanaan Asistensi Rencana Kerja dan Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (RKA OPD) Tahun Anggaran 2026, dilaksanakan rapat penyamaan persepsi terkait kertas kerja asistensi RKA OPD. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman, mekanisme, serta instrumen yang akan digunakan dalam proses asistensi, sehingga pelaksanaan asistensi dapat berjalan secara efektif, terarah, konsisten, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Bapperida Kabupaten Polewali Mandar, bersama para Kepala Bidang dan para PIC Bapperida, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Bidang Anggaran BPKAD.Melalui rapat penyamaan persepsi ini diharapkan terbangun kesamaan pemahaman antar perangkat daerah terkait substansi dan proses asistensi RKA OPD, khususnya dalam memastikan konsistensi antara perencanaan dan penganggaran, keselarasan program dan kegiatan dengan prioritas pembangunan daerah, pencapaian indikator kinerja, serta efektivitas dan efisiensi pengalokasian anggaran.Hasil rapat selanjutnya menjadi pedoman bersama bagi tim dalam melaksanakan asistensi RKA OPD Tahun Anggaran 2026, sehingga proses penyusunan anggaran dapat lebih berkualitas, terukur, transparan, dan mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Polewali Mandar....

Selengkapnya...

Kategori

  • 56
  • 0