Layanan Aduan dan Aspirasi Pelayanan Publik : www.lapor.go.id

ORIENTASI PENYUSUNAN RKPD 2026 & PERSIAPAN PENYUSUNAN RPJMD 2025 - 2029 KABUPATEN POLEWALI MANDAR


17 Jan 2025   BERITA

Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan (Balitbangren) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar kegiatan orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025. Acara yang berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Polman, Kamis (16/1/2025), dihadiri puluhan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Kegiatan ini melibatkan tim sinkronisasi pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, H. Samsul Mahmud dan Nursami MP (ASSAMI). Kehadiran tim ini bertujuan menyelaraskan rencana kerja OPD dengan visi dan misi kepemimpinan ASSAMI. Tim sinkronisasi yang hadir terdiri dari Zakir Akbar selaku ketua, Usman Suhuria, dan Fariruddin.

Dalam pemaparannya, Ketua Tim Sinkronisasi ASSAMI, Zakir Akbar, menyampaikan sejumlah poin penting terkait visi, misi, program kerja, dan janji kampanye pasangan ASSAMI. Ia menekankan bahwa agenda 100 hari pertama pemerintahan ASSAMI akan fokus pada penanganan sampah, pengendalian banjir, serta penyediaan akses air bersih.

“Problem sampah dan penanganan banjir akan menjadi prioritas utama dalam 100 hari pertama pemerintahan ASSAMI,” ujar Zakir. Selain itu, ia juga menyoroti program penanganan stunting, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan produksi kakao, serta pelatihan keterampilan bagi pelaku UMKM sebagai langkah strategis mendukung pembangunan daerah.

Selain tim sinkronisasi, Balitbangren turut menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Agus Salim dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Wisnu dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, yang memberikan materi secara daring.

Dr. Agus Salim mengkritisi dokumen misi pasangan ASSAMI yang dinilai belum mencantumkan penjelasan mendetail terkait budaya dan agama. Ia menegaskan bahwa nomenklatur RPJMD harus disusun sesuai aturan perundang-undangan.

“Dalam nomenklatur RPJMD, penjelasan terkait misi bupati dan wakil bupati harus disertakan. Hal ini masih perlu disempurnakan dalam dokumen pasangan ASSAMI,” jelasnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Polman, Hamdani Hamdi, menekankan pentingnya perencanaan APBD yang bersifat proaktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita harus berpikir proaktif, bukan reaktif. APBD harus dirancang untuk memberikan manfaat maksimal,” ungkap Hamdani.

Kegiatan ini diharapkan mampu menyelaraskan program kerja seluruh perangkat daerah dengan visi pembangunan pasangan ASSAMI, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Polewali Mandar.


Tim Media Balitbangren

Kegiatan Terbaru

Pemkab Polewali Mandar Gelar Musrenbang Kabupaten Tahun 2026...
02 Apr 2026

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar telah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 1 April 2026, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah pusat dan provinsi, DPRD, perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, dunia usaha, hingga organisasi masyarakat.Dalam pelaksanaannya, Musrenbang diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Gubernur Sulawesi Barat serta Bupati Polewali Mandar, kemudian paparan arah kebijakan pembangunan dari tingkat daerah, provinsi hingga nasional, serta sesi diskusi interaktif.Musrenbang Kabupaten ini menjadi forum strategis untuk menghimpun masukan dan aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Polewali Mandar ke depan semakin terarah, partisipatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh....

Selengkapnya...
Pra Forum Perangkat Daerah Siapkan Forum PD 2026 dan Penyelarasan Program Pembangunan 2027...
10 Mar 2026

Pra Forum Perangkat Daerah dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan usulan prioritas hasil Musrenbang Kecamatan Tahun 2026 yang akan diselaraskan dengan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027, memastikan perangkat daerah telah menyusun rancangan awal Renja Tahun 2027, serta mempersiapkan pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Tahun 2026.Dalam diskusi yang berlangsung, salah satu isu yang dibahas adalah dukungan program bagi kelompok rentan, khususnya lansia. Beberapa peserta mempertanyakan keberlanjutan bantuan permakanan lansia seiring dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi hal tersebut, disampaikan bahwa untuk perencanaan Tahun 2027 program bantuan bagi lansia tetap dapat dianggarkan karena intervensi dari berbagai program diperlukan untuk memastikan seluruh sasaran dapat terlayani secara optimal.Selain itu, peserta juga mengusulkan agar intervensi sosial dapat menjangkau kelompok rentan lainnya. Disampaikan pula bahwa program MBG yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD saat ini belum menjangkau seluruh sasaran sehingga dukungan program dari perangkat daerah tetap diperlukan. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan beberapa catatan hasil review BPKP terkait dokumen perencanaan, antara lain perlunya perbaikan indikator sasaran agar lebih SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) serta memastikan setiap indikator dapat diukur secara jelas....

Selengkapnya...
Penguatan Kualitas Pelaksanaan Inovasi Daerah Melalui Evaluasi dan Monitoring...
09 Mar 2026

Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan melaksanakan evaluasi dan monitoring inovasi, Selasa, (5/12/2023). Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari ini mengevaluasi 25 inovasi yang ada di Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Kepala Tim Evaluasi Ahmad Farid menuturkan jika evaluasi ini bertujuan untuk memastikan program inovasi berjalan sesuai yang dilaporkan. “ Intinya kita ingin memastikan bahwa programnya berjalan” tutur Kepala Bidang Ekonomi tersebut.Selain itu, Farid mengonfimasi jika langkah ini juga merupakan bentuk advokasi kepada beberapa inovasi yang dianggap dapat didorong untuk persiapan penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah. “kami juga melaksanakan kegiatan sebagai persiapan untuk mendorong salah satu inovasi untuk ikut dalam lomba PPD tahun depan” pungkas ketua tim inovasi tersebut.  ...

Selengkapnya...
Persiapan Menghadapi Penilaian IGA, Balitbangren Melakukan Pembinaan Inovasi...
09 Mar 2026

Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan memberikan pelatihan pelaksanaan inovasi bagi seluruh perangkat daerah, Rabu (16/06/25). Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini melatih 45 perwakilan masing-masing Perangkat daerah sebagai bentuk persiapan untuk pelaksanaan penilaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025. Data tahun lalu menunjukkan jika ada 38 inovasi yang dilaporkan pada penilaian IGA Tahun 2024. Kepala Balitbangren Andi Himawan Jasin mengonfirmasi jika pelatihan ini adalah upaya lanjutan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan inovasi “ Jadi pelatihan ini bertujuan untuk mendorong para perangkat daerah dapat berinovasi minimal satu perangkat daerah satu inovasi”. Lebih lanjut, orang yang akrap disapa Himawan ini menuturkan jika pelatihan didorong untuk peningkatan nilai IGA dari tahun lalu. “semoga dari pelatihan ini ada peningkatan nilai IGA untuk tahun depan”...

Selengkapnya...

Kategori

  • 31
  • 0