Forum Konsultansi Publik RKPD tahun 2025 Kabupaten Polewali Mandar
21 Feb 2024 BERITA
Pj Bupati Polewali Mandar Muh. Ilham Borahima, Hari ini Selasa tanggal 20 Februari 2024 di Ruang Pola Bupati Polewali Mandar membuka forum konsultasi publik RKPD yang merupakan tahapan penyusunan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah kabupaten Polewali Mandar tahun 2025. sebagaimana yang diamanatkan dalam permendagri 86 tahun 2017.
Disebutkan dalam sambutannya bahwa forum konsultasi publik dilaksanakan oleh bappeda serta diikuti oleh anggota DPRD dan pemangku kepentingan pembangunan untuk menghimpun aspirasi atau harapan masyarakat terhadap tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah
RKPD tahun 2025 ini merupakan penjabaran dari rencana dua tahun pembangunan daerah (RPD) tahun 2025-2026 kabupaten polewali mandar pengganti RPJMD yang telah selesai periode berlakunya di tahun 2024. ada 20 indikator kinerja utama (IKU) yang ditetapkan di RPKPD yang akan menjadi tujuan dan sasaran untuk dapat dicapai di RKPD tahun 2025.
Lebih lanjut Pejabat Bupati menjelaskaan bahwa RPD tidak memiliki visi dan misi sebagaimana RPJMD, maka oleh karena itu penyusunan RKPD tahun 2025 semata-mata diarahkan untuk penyelenggaraaan kelangsungan permerintahan daerah dan pelayanan kepada masyarakat. dari 20 indikator kinerja utama (IKU) RKPD tahun 2025 sebagai penjabaran dari rencana dua tahun RPD 2025-2026.
Kepada peserta konsultansi Pejabat Bupati mengharapkan kepada seluruh peserta forum konsultasi publik RKPD, agar memanfaatkan pertemuan hari ini untuk memberikan partisipasinya yang positif untuk penyempurnaan rancangan awal RKPD kabupaten Polewali Mandar tahun 2025. berpartisipasi sesuai dengan tugas, kewenangan dan keahlian yang dimiliki, serta manfaat yang akan diperoleh.
Dan kepada seluruh kepala perangkat daerah, kami ingatkan agar berbagai aspirasi dan harapan dari berbagai pihak yaitu dari pihah dunia usaha, akademik, dan perwakilan masyarakat, dapat dihimpun untuk mempertajam indikator kinerja kunci (IKK) tujuan dan sasaran program, setiap perangkat daerah guna dapat meningkatkan indikator kinerja utama sebagai sistem pencapain kinerja daerah kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan Terbaru
Tim Verifikasi Balitbangren Lakukan Verifikasi Renstra Seluruh OPD Kabupaten Polewali Mandar...
Kegiatan verifikasi Rencana Strategis (Renstra) oleh Tim Verifikasi dari Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perencanaan (Balitbangren) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Polewali Mandar telah terlaksana dengan lancar.Pelaksanaan verifikasi berlangsung selama dua tahap, yaitu pada Kamis–Jumat, 2–3 Oktober 2025, dan dilanjutkan pada Senin–Selasa, 6–7 Oktober 2025, bertempat di ruang aula Balitbangren Kabupaten Polewali Mandar.Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian dokumen Renstra setiap OPD dengan arah kebijakan pembangunan daerah serta visi dan misi Bupati Polewali Mandar. Selain itu, verifikasi ini juga menjadi langkah penting dalam menjamin keterpaduan perencanaan antar-perangkat daerah agar pelaksanaan program ke depan lebih terarah dan sinkron.Tim verifikasi melakukan penelaahan terhadap substansi Renstra masing-masing OPD, mencakup sasaran strategis, indikator kinerja, serta keselarasan dengan dokumen perencanaan jangka menengah daerah. Seluruh OPD diharapkan dapat menindaklanjuti hasil verifikasi sebagai bahan penyempurnaan dokumen Renstra sebelum tahap penetapan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan perencanaan pembangunan di Kabupaten Polewali Mandar semakin terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat....
Selengkapnya...
ORIENTASI PENYUSUNAN RKPD 2026 & PERSIAPAN PENYUSUNAN RPJMD 2025 - 2029 KABUPATEN POLEWALI MANDAR...
Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan (Balitbangren) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar kegiatan orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025. Acara yang berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Polman, Kamis (16/1/2025), dihadiri puluhan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).Kegiatan ini melibatkan tim sinkronisasi pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, H. Samsul Mahmud dan Nursami MP (ASSAMI). Kehadiran tim ini bertujuan menyelaraskan rencana kerja OPD dengan visi dan misi kepemimpinan ASSAMI. Tim sinkronisasi yang hadir terdiri dari Zakir Akbar selaku ketua, Usman Suhuria, dan Fariruddin.Dalam pemaparannya, Ketua Tim Sinkronisasi ASSAMI, Zakir Akbar, menyampaikan sejumlah poin penting terkait visi, misi, program kerja, dan janji kampanye pasangan ASSAMI. Ia menekankan bahwa agenda 100 hari pertama pemerintahan ASSAMI akan fokus pada penanganan sampah, pengendalian banjir, serta penyediaan akses air bersih.“Problem sampah dan penanganan banjir akan menjadi prioritas utama dalam 100 hari pertama pemerintahan ASSAMI,” ujar Zakir. Selain itu, ia juga menyoroti program penanganan stunting, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan produksi kakao, serta pelatihan keterampilan bagi pelaku UMKM sebagai langkah strategis mendukung pembangunan daerah.Selain tim sinkronisasi, Balitbangren turut menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Agus Salim dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Wisnu dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, yang memberikan materi secara daring.Dr. Agus Salim mengkritisi dokumen misi pasangan ASSAMI yang dinilai belum mencantumkan penjelasan mendetail terkait budaya dan agama. Ia menegaskan bahwa nomenklatur RPJMD harus disusun sesuai aturan perundang-undangan.“Dalam nomenklatur RPJMD, penjelasan terkait misi bupati dan wakil bupati harus disertakan. Hal ini masih perlu disempurnakan dalam dokumen pasangan ASSAMI,” jelasnya.Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Polman, Hamdani Hamdi, menekankan pentingnya perencanaan APBD yang bersifat proaktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Kita harus berpikir proaktif, bukan reaktif. APBD harus dirancang untuk memberikan manfaat maksimal,” ungkap Hamdani.Kegiatan ini diharapkan mampu menyelaraskan program kerja seluruh perangkat daerah dengan visi pembangunan pasangan ASSAMI, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Polewali Mandar.Tim Media Balitbangren...
Selengkapnya...Rapat Kerja Pj Bupati H. MUHAMMAD HAMZIH, S.Ag., MM ...
Usai memimpin Apel Gabungan OPD, Pj Bupati Polewali Mandar Dr. Muhammad Hamzih, S.Ag., MM memimpin Rapat Kerja Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (15/1/2025).Dalam raker tersebut, Pj Bupati Polman Dr. Muhammad Hamzih, S.Ag., MM melakukan diskusi terbuka bersama seluruh peserta yang hadir dengan membahas permasalahan-permasalahan yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.“Saya melihat ada beberapa kasus yang ada, yang pertama masalah hutang itu harus lunas tahun ini dan membutuhkan waktu yang lama. Kemudian, masalah tukin ini harus segera dibayarkan. Selanjutnya, masalah sampah bagaimanapun caranya kita harus selesaikan, kita maksimalkan pada dua bulan ini, pasti bisa,” ungkapnya.Pada Kesempatan tersebut, beberapa pimpinan Perangkat Daerah menyampaikan beragam persoalan yang saat ini tengah dihadapi Kabupaten Polewali Mandar, beserta langkah-langkah yang sedang ditempuh dan terus diupayakan dalam memberikan solusi dan Pemerintah hadir untuk masyarakat Polewali Mandar.Tim Media Balitbangren...
Selengkapnya...TIM Inovasi Evaluasi Inovasi ‘Resep Bunda Alba’ Cara Menurunkan Prevelensi Stunting di Polewali Mandar...
Tim Verifikasi Balitbangren Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, melakukan kunjungan verifikasi lapangan Inovasi Puskesmas Batupanga “Resep Bunda Alba”.Kunjungan verifikasi lapangan Inovasi Puskesmas Batupanga Resep Bunda Alba (Redupkan Stunting Eksplor Produktivitas Bunda di Dapur Agar Asupan Lengkap Berimbang), oleh Inovator Nutrisionis Puskesmas Batupanga Ibu Emmy Saska, bertujuan menurunkan angka prevalensi stunting khusunya di Kecamatan Luyo, umumnya di Kabupaten Polewali Mandar.Tahun 2022 hingga tahun 2023, Salah satu desa lokus yang diintervensi oleh inovasi ini adalah Desa Puccadi. Terbukti tahun ini angka prevalensi stunting menurun dari 25.89% menjadi 18.83 %. Ini membuktikan bahwa inovasi ini sangat efektif menurunkan angka prevalensi stunting.Adapun pengembangan yang dilakukan oleh Inovator adalah tambahan kegiatan seperti lomba menu inovasi pada kader. Sehingga dapat menambah kreativitas dan produktivitas kader posyandu. Selain itu inovasi Resep Bunda Alba ini memperluas cakupan layanan ke wilayah yang lain, yaitu Desa Baru dan Desa Batupanga Daala.“Kami berharap inovasi Resep Bunda Alba ini terus dikembangkan dengan menghadirkan novelty / kebaruan yang semakin menarik,” kata Akhmad Farid, Kepala Bidang Ekonomi Balitbangren Kabupaten Polewali Mandar, di lokasi kegiatan Desa Baru, Kecamatan Luyo, Rabu 4 September 2024.Ia juga berharap, kepada camat dan para kepala desa, serta kepala puskesmas membuat inovasi yang menarik seperti yang dilakukan oleh Emmy Saska sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia di lingkup kerja masing-masing.Hadir dalam kegiatan ini, yakni Akhmad Farid, Kepala Bidang Ekonomi, Sitti Rohana Analis Keuangan Pusat/Daerah, Sitti Hadijah Kasubag Umum dan Kepegawaian, Eko Surya Alamsyah, Analis Masalah Sosial, Ikawani, Analis Pangan.Sementara itu, Inovator Resep Bunda Alba Emmy Saska, menyampaikan, bahwa kegiatan itu dirangkaikan Lomba Menu Inovasi Resep Bunda Alba.Emmy mengatakan, bahwa kegiatan tersebut perlu terus dikembangkan karena merupakan salah satu kegiatan bidang gizi dalam upaya penurunan prevalensi stunting di Indonesia.Diharapkan, kata Emmy, inovasi ini dapat berkelanjutan karena sangat bermanfaat dalam pemenuhan gizi keluarga. Selain itu, masyarakat juga dapat lebih kreatif dan produktif dalam mengolah menu untuk dipasarkan....
Selengkapnya...
